Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita menyatakan 26 orang positif covid-19 dalam klaster pertemuan di Sukmajaya, Depok. (Foto: Antara)
Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita menyatakan 26 orang positif covid-19 dalam klaster pertemuan di Sukmajaya, Depok. (Foto: Antara)

DEPOK, iNews.id - Klaster penularan covid-19 terjadi di RW 04 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Sebanyak 26 warga terkonfirmasi positif covid-19 usai melaksanakan pertemuan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok segera melakukan mitigasi untuk mendeteksi penyebaran covid-19 di klaster tersebut. Penelusuran dan testing dilakukan dengan pemeriksaan tes usap antigen.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan mitigasi sudah dilakukan sejak April 2021 saat dinyatakan kasus pertama dengan diagnosis positif di wilayah tersebut. Kemudian, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat diarahkan untuk membantu melakukan penelusuran dan testing serta mengimbau kontak erat untuk melakukan tes usap.

"Kasus ini sudah didiagnosis positif usai pertemuan RW 04 per tanggal 12 April 2021, dan sudah ditelusuri," ujarnya di Depok, Juamt (17/5/2021).

Penelusuran melalui puskesmas dan lintas sektor setempat dilaksanakan dengan turun langsung ke lingkungan RW. Penelusuran terakhir dilakukan pada Sabtu (1/5/2021). Menurut Novarita, kini sudah ada warga yang dinyatakan sembuh dalam klaster tersebut. Namun, Dinkes akan terus melakukan penelusuran agar penyebarannya tidak semakin meluas ke masyarakat.

"Alhamdulillah, sudah ada yang sembuh. Kami akan terus lakukan pemeriksaan bagi yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif," ujarnya.

Novarita kembali mengingatkan kepada masyarakat di Kota Depok untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam berkegiatan dan mengurangi kegiatan yang mengumpulkan banyak orang di masa pandemi, kecuali kegiatan penting dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Itu dilakukan sebagai upaya dalam mencegah penyebaran covid-19.

"Hindari kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Sebaiknya tetap berada di rumah untuk menekan penyebaran covid-19," katanya.

Sebelumnya ada 26 orang yang positif covid-19 setelah melakukan pertemuan. Semula yang ditemukan positif covid-19 sebanyak 10 orang dan berkembang menjadi 26 orang setelah dilakukan penelusuran.