8.300 Orang Sudah Pesan Kereta Jarak Jauh di Pasar Senen dan Gambir

JawaPos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, sebanyak 6.000 tempat duduk dari kapasitas 9.400 di Stasiun Pasar Senen telah dipesan. Ribuan penumpang itu telah berangkat dari Stasiun Pasar Senen menggunakan 19 kereta api pada Sabtu (1/5) kemarin.

“Pada Sabtu 1 Mei 2021 dari Stasiun Pasar Senen terdapat 19 KA yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk (TD) sekitar 9.400, dari jumlah ketersediaan TD tersebut sekitar 6.000 diantaranya telah dipesan,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangannya, Minggu (2/4).

“Sementara dari Stasiun Gambir terdapat 16 KA yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 5.100 dan sekitar 2.300 diantaranya telah dipesan,” sambungnya.

Eva memastikan, sejak pekan lalu hingga kini jumlah perjalanan pada masa pandemi tidak mengalami penambahan. Operasional KAJJ dari wilayah Daop 1 Jakarta untuk akhir pekan ini berkisar antara 17 sampai dengan 20 perjalanan di stasiun keberangkatan seperti Stasiun Gambir atau Pasar Senen.

“Jumlah tersebut rata sama dengan pekan sebelumnya. Adapun untuk penerapan prokes, pembatasan volume penumpang dengan kuota maksimal 70 persen juga diberlakukan untuk seluruh rangkaian yang berangkat,” ucap Eva.

Eva menyebut, data ketersediaan tempat duduk yang telah dipesan menjadi angka rata-rata volume calon pengguna jasa yang berangkat. Menurutnya, total ketersediaan tempat duduk di Stasiun Gambir dan Pasar Senen merupakan jumlah yang telah dibatasi dengan kuota maksimal 70 persen.

“Data volume penumpang merupakan data pemesanan tiket sementara yang bersifat dinamis,” ungkap Eva.

Eva mengimbau, seluruh pengguna jasa yang akan berangkat menggunakan KAJJ agar memastikan seluruh persyaratan khususnya terkait protokol kesehatan terpenuhi, seperti surat pemeriksaan Covid 19 dan kondisi sehat dengan suhu tubuh normal. Jika salah satu dari ketentuan terkait protokol kesehatan tidak dapat dipenuhi, maka dipastikan calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Eva menuturkan, terkait masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 akan diinformasikan selanjutnya. Sampai saat ini, operasional KAJJ pada masa larangan mudik masih dalam pembahasan bersama.

“PT KAI akan selalu mendukung seluruh langkah pemerintah dalam upaya penanganan Covid 19. Hingga kini tiket perjalanan untuk tanggal 6-17 Mei 2021 belum dijual atau belum dapat dilakukan pemesanan,” tegas Eva.