Ilustrasi - Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sesuai aturan PSBB, maka operasional KRL di pemerintah provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir hingga 18.00 WIB. Bisnis/Dedi Gunawan
Gubernur Anies Baswedan menilai kebijakan itu diambil untuk mencegah menumpuknya masyarakat yang hendak pulang dari Pasar Tanah Abang di stasiun tersebut.

UNIKOLOGI.COM, JAKARTA - Perubahan jam operasional kereta commuter atau KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat akan diberlakukan mulai besok sore, Senin (3/5/2021).

Hal itu ditegaskan Gubernur Anies Baswedan di Pasar Tanah Abang pada Minggu, (2/5/2021). Anies menyebut KRL tak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB mulai besok. "Detilnya nanti akan disampaikan," kata Anies .

Menurut Anies, kebijakan itu diambil untuk mencegah menumpuknya masyarakat yang hendak pulang dari Pasar Tanah Abang di stasiun tersebut. Anies mengatakan dari 87.000 orang yang mengunjungi Pasar Tanah Abang kemarin, sekitar 45.000 di antaranya pulang menggunakan kereta commuter dari Stasiun Tanah Abang.

"Jam kedatangan orang berbeda-beda, tapi begitu pasar tutup, semua orang pulang bersamaan," ujar dia.

Sebagai alternatif, Pemprov DKI akan menyediakan bus Transjakarta di sekitar kawasan Pasar Tanah Abang. Pengunjung yang hendak pulang nantinya dapat diantar untuk naik kereta dari stasiun lain.

Seperti diketahui sebelumnya, Kepadatan penumpang di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat kemarin tak terhindarkan. Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter Anne Purba menyatakan, keramaian di Stasiun Tanah Abang terjadi antara pukul 15.00-16.00 WIB.

Dia mengutarakan kepadatan di Stasiun Tanah Abang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Anne menuturkan, pihaknya mencatat jumlah pengguna KRL Jabodetabek dari Stasiun Tanah Abang hingga pukul 17.00 WIB hari ini mencapai 41.965 orang.

"Jumlah ini meningkat 58 persen dibanding waktu yang sama pada Sabtu pekan lalu," ujar dia sebelum Gubernur Anies Baswedan akhirnya mengintruksikan KRL tak berhenti di Stasiun Tanah mulai besok pada sore hingga petang.