Calon pelatih Arema FC, Eduardo Almeida/foto dok Liga Indonesia

Berita Liga 1 Indonesia: Meski belum tiba di Indonesia, calon Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida sudah ditunggu tugas berat. Pasalnya, dalam kontrak bersama Singo Edan yang akan ia tandatangani terdapat klausul yang mengharuskannya mundur tanpa diminta jika timnya menelan tiga kekalahan beruntun di laga kandang.

Hal itu disampaikan General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo yang mengungkapkan terkait sejumlah klausul khusus yang akan terdapat di dalam kontrak Eduardo Almeida nantinya. Di dalamnya juga terdapatkonsekuensi jika Liga 1 musim 2021/2022 batal digelar dengan alasan apapun, maka kontrak dianggap batal, tetapi tetap ada pesangon senilai Upah Minimum Regional (UMR) kota asalnya dikalikan jumlah bulan.

Dan ketika kompetisi resmi sudah benar-benar digelar, pelatih asal Portugal itu harus mampu membawa tim berprestasi atau dirinya harus bersiap-siap mundur secara sukarela dengan hanya menerima pesangon sesuai dengan kesepakatan yang tertera dalam kontrak.

Meski dibayang-bayangi dengan klausul yang cukup berat, Eduardo Almeida juga patut berbangga karena selain punishment, kontraknya juga memuat bonus apabila mampu membawa Arema FC meraih prestasi di Liga 1 nanti. Bonus yang akan didapatnya tidak saja ketika berhasil meraih gelar juara.

"Untuk reward atas prestasi yang ditorehkannya. Misal Arema bisa juara, menempati posisi runner up, peringkat ketiga, keempat, dan kelima. Kami juga sudah menentukan nominal bonusnya dan dari awal sudah disepakati," katanya seperti dilansir laman We Aremania.

Lebih lanjut, Ruddy juga mengungkapkan bahwa pihaknya belajar banyak dari penghentian kompetisi tahun lalu, sehingga untuk musim depan kontrak pemain dan pelatih dibuat lebih detail. Dengan cukup memuat klausul.

Dia berharap, sejumlah klausul yang dimasukkan ke dalam kontrak itu dapat jadi panduan dalam menjalin kerja sama, termasuk terkait perpanjangan kontrak.

Akibat dari banyaknya klausul yang dimasukkan ke dalam kontrak baru, dia meminta semua calon pemin dan pelatih Singo Edan benar-benar memahami isi dari perjanjian kerja sama itu.

"Musim ini memang lebih tebal kontrak untuk pelatih dan pemain Arema, karena isinya lebih detail. Ada klausul khusus yang membuat kontrak ini menjadi lebih tebal," kata Ruddy Widodo.