UNIKOLOGI.COM, Banda Aceh: Diprotes masyarakat, aturan mudik antar kabupaten kota di Aceh mewajibkan setiap penumpang angkutan umum dan pribadi memakai surat antigen bebas covid-19 dicabut.

Aturan sebelumnya dikeluarkan oleh Direktorat Lalulintas Polda Aceh.

"Tidak perlu bawa surat (antigen), namun tetap akan dicek kesehatan saat tiba di tempat tujuan," kata Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani di Banda Aceh, Minggu (2/5/2021).

Dicky menyebutkan, setiap penumpang akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara acak di terminal (tes antigen) dan biayanya gratis. Aturan ini hanya berlaku untuk penumpang angkutan umum.

"Menindak lanjuti aturan yang dikeluarkan tadi pagi, bahwa masyarakat bila bepergian keluar kota menggunakan angkutan umum akan dicek tes antigen secara gratis. Pengecekan dilakukan secara random. Masyarakat tidak perlu kuatir, nanti pengecekan tes antigen karena akan diberikan secara gratis," jelasnya.

Besok malam, tambah Dicky, pihaknya bersama Dinas Perhubungan Provinsi Aceh akan meninjau langsung cek antigen di terminal Luengbata.

"Pengecekan Antigen Gratis akan dilakukan secara acak sesuai kondisi daerah yg paling rawan penyebaran Virus Covid 19," ujarnya.

Dicky menegaskan, bagi masyarakat yang akan melakukan mudik antar kota dan kabupaten di Provinsi Aceh diperbolehkan.

"Jadi masyarakat tetap bisa melakukan perjalanan antar kabupaten, namun harus tetapkan lakukan prokes. Naik kendaraan wajib pakai masker, untuk angkutan umum tetap jaga jarak. Apabila kurang sehat badan, segera lapor ke satgas covid 19 yang ada di daerah, sehingga bisa dicek apakah terpapar Covid 19 atau tidak," imbaunya.

Sebelumnya, Direktur Lalulintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengeluarkan aturan yang mewajibkan penumpang angkutan umum dan pribadi yang akan melakukan mudik antar kabupaten kota di dalam provinsi Aceh untuk membawa surat antigen bebas covid-19. Aturan tersebut mulai berlaku pada tanggal 3-17 Mei 2021 untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Dalam rangka mencegah penyebaran Virus Covid 19 di Aceh, maka mulai tanggal 4 Mei 2021 diwajibkan bagi penumpang angkutan umum  dan pribadi antar kabupaten/kota membawa Surat Keterangan Tes Antigen," katanya.

Jika tidak membawa surat antigen, maka pihak kepolisian akan memaksa bus penumpang dan pribadi putar balik.

"Para penumpang akan diperiksa di terminal yg ada di setiap kabupaten  oleh petugas TNI POLRI, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Apabila tidak membawa Surat tes Antigen, maka kendaraan tersebut akan diputar balik," tegas Dicky.

Pasca dikeluarkan aturan tersebut, sejumlah masyarakat menyampaikan sikap protes karena dianggap memberatkan dan menyulitkan masyarakat.

"Sangat memberatkan, karena antigen juga harus bayar," kata Dedi warga Aceh Utara yang berdomisili di Banda Aceh.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif mengaku tidak tahu soal aturan yang mewajibkan antigen untuk penumpang mudik antar kota dan kabupaten di Provinsi Aceh.

Hanif menegaskan, hingga saat ini belum ada aturan khusus yang mengatur tentang hal tersebut oleh Satgas Covid-19 Aceh.