Bos Juventus Angkat Topi untuk Inter Milan yang Jadi Juara Liga Italia
Managing Director Football Area Juventus, Fabio Paratici. Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini

Juventus menunjukkan sportivitas mereka kepada Inter Milan yang baru saja resmi menjadi juara Liga Italia 2020/21. Usai akun Twitter resmi klub mengucap selamat, Fabio Paratici selaku Managing Director Football Area Bianconeri sudi mengangkat topi.

Sebagai informasi, ini adalah gelar juara Liga Italia yang pertama bagi Inter Milan dalam 11 tahun terakhir. Sebelumnya, selama 9 musim beruntun, Juventus-lah yang selalu merebut scudetto.

Pada musim ini, Inter Milan besutan Antonio Conte--yang juga eks pelatih Juventus--berhasil menjadi juara Liga Italia ketika musim masih menyisakan empat laga. Paratici pun tak sungkan memberi selamat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Inter dan Antonio. Kami tahu bahwa di balik setiap kesuksesan ada gairah, cinta untuk permainan, pengorbanan, jadi kami tahu seberapa besar perjuangan untuk menang, seberapa banyak kami berjuang untuk tetap di puncak, saya pikir saya membaca hari ini lebih dari 3.000 hari," katanya kepada Sky Sport Italia, dikutip dari Football Italia.

Bos Juventus Angkat Topi untuk Inter Milan yang Jadi Juara Liga Italia (1)
Selebrasi pemain Inter Milan bersama Antonio Conte. Foto: Alessandro Garofalo/REUTERS

"Apa yang kami raih adalah rekor sejarah, unik di Serie A, dan secara praktis unik di panggung dunia juga. Selamat untuk Inter, ini adalah scudetto yang layak didapatkan dan kami angkat topi kepada mereka," lanjutnya.

Uniknya, dominasi 9 musim Juventus di Liga Italia diawali sejak era kepelatihan Antonio Conte. Kini, eks pelatih Chelsea itulah yang membawa Inter Milan merengkuh scudetto Liga Italia 2020/21.

Sebagai informasi, Inter Milan resmi menjadi juara usai Atalanta hanya bermain imbang dengan Sassuolo pada pekan ke-34, Minggu (2/5) malam WIB. Kemarin, La Beneamata mengunci kemenangan 2-0 atas Crotone.

Hasil tersebut membuat Inter Milan kini mengoleksi 82 poin dari 34 laga. Atalanta (69 poin) dan tim-tim Liga Italia lainnya sudah tak bisa menggoyahkan Stefano Sensi dan kolega di puncak.

***