UNIKOLOGI.COM - Cetak sejarah usai meraih gelar lima kali beruntun di Kejuaraan Bulutangkis Eropa, Carolina Marin singgung soal mendiang ayahnya.

Carolina Marin berhasil meraih gelar juara kelimanya di Kejuaraan Bulutangkis Eropa 2021 usai mengalahkan wakil Denmark, Line Christophersen, dengan skor 21-13, 21-18, Minggu (02/05/21) di Kyiv, Ukraina.

Gelar kelima Kejuaraan Bulutangkis Eropa menjadikannya pebulutangkis pertama yang berhasil memenangkan lima gelar beruntun, dan mendapat label sebagai pemain terbaik sepanjang masa.

"Saya merasa sangat senang bisa memenangkan gelar kelima saya, Anda tahu, itu tidak mudah untuk dikatakan. Saya juga merasa senang karena kemarin saya sedikit frustrasi dengan cara saya bermain," kata Marin dikutip dari media Badminton Europe.

"Tetapi hari ini saya merasa sedikit lebih bahagia karena kami banyak meningkatkan permainan saya dan saya lebih fokus pada rencana permainan saya," ujarnya menambahkan.

Keberhasilannya meraih gelar kelima Kejuaraan Bulutangkis Eropa membuat Marin teringat dengan mendiang ayahnya, Gonzalo Marin Perez, yang meninggal akibat mengalami kecelakaan lima bulan sebelumnya.

"Saya tahu bahwa saya memiliki seseorang yang merendahkan saya setiap saat. Dia (ayahnya) mendukung saya di mana saja. Saya merasa sangat bangga pada diri saya sendiri," ungkapnya.

"Itu adalah sesuatu yang istimewa hari ini, karena ini adalah hari ibu dan saya ingin yang terbaik untuk semua ibu di luar sana," tuturnya.

1. Perasaan Pebulutangkis Denmark Usai Kalah dari Carolina Marin

Cetak sejarah usai meraih gelar lima kali beruntun di Kejuaraan Bulutangkis Eropa, Carolina Marin singgung soal mendiang ayahnya.

Sementara itu, Line Christophersen mengaku kalau mimpinya adalah berhadapan dengan Carolina Marin, dan itu sudah terjadi di final Kejuaraan Bulutangkis Eropa 2021.

"Saya berharap, tapi saya tahu itu akan sulit, jadi saya senang berdiri di sini dengan perak sekarang," kata Line.

Carolina Marin selanjutnya akan bermain di Spain Masters 2021 pada 18 - 23 Mei di Huelva, Spanyol. Berdasarkan hasil drawing, Juara Dunia 3 kali akan menghadapi pebulutangkis India, Tanvi Lad.