Max Verstappen dan Lewis Hamilton

Berita F1: Nico Rosberg, mantan pebalap F1, memberi peringatan kepada Max Verstappen bahwa Hamilton bakal selalu mengawasinya usai berduel sengit di Imola.

Nico Rosberg yang merupakan mantan rekan setim Lewis Hamilton saat masih memperkuat Mercedes mulai musim 2013 hingga 2016. Ia mengaku sudah memahami bagaimana karakter dan sifat Hamilton. Seperti diketahui, Max Verstappen yang mampu menunjukkan performa mengagumkan di GP Emilia Romagna yang digelar dua pekan lalu.

Pebalap Red Bull tersebut terus memberikan tekanan kepada Hamilton. Bahkan saat memasuki Tikungan 1 setelah start, Verstappen tak memberikan kesempatan kepada Hamilton untuk mendahuluinya. Mobil W12 yang dikemudikan Hamilton pun sempat terpental keluar dari lintasan.

Rosberg berpendapat bahwa apa yang dilakukan Max Verstappen kepada Hamilton di Imola adalah sebuah pernyataan persaingan.

“Pertarungan sudah dimulai, baik di dalam dan di luar trek. Di dalam trek, kami memberikan pengalaman yang diinginkan fans, duel roda-ke-roda yang mendebarkan,” ujar Rosberg seperti dilansir Speedweek.

“Verstappen selalu menekan Hamilton di Imola, dan Lewis tak akan melupakan itu sepanjang musim ini,” tambahnya.

Meski terus mendapat tekanan dari Verstappen, Hamilton tak mengeluh sama sekali. Pria 36 tahun itu terus melanjutkan balapannya dan berusaha finis di posisi terbaik.

“Lewis tidak mengatakan apa pun di radio, tapi percaya kepada saya, dia akan mengingat dengan baik momen ini. Sekarang, dia tahu apa yang harus dilakukan untuk bertarung dan bertindak sesuai dengan itu. Bagi kami para penonton, ini sungguh luar biasa,” jelas Rosberg.

Akan tetapi, Rosberg yakin Verstappen dapat terus mengatasi tekanan yang akan diberikan Hamilton pada balapan-balapan berikutnya karena ia menganggap rekan setim Sergio Perez tersebut saat ini sudah jauh lebih matang dan lebih tenang ketika mengambil keputusan di balapan.

“Tahun lalu, Max hanya memiliki kesempatan untuk memenangi balapan sekarang dan di kemudian hari. Tapi sekarang, dia salah satu rival terkuat Lewis, dan itu mengubah banyak hal,” ucapnya.

“Sebagai seorang pebalap, Anda memiliki 10 kali tekanan lebih besar, karena dengan berada di mobil bagus Anda tidak boleh melakukan kesalahan. Anda juga harus berpikir jangka panjang dan dituntut mencetak banyak poin,” imbuh Rosberg.

“Kami juga melihat Lewis secara konsisten berusaha menyerang Max dengan mengatakan pria asal Belanda itu sebagai favorit juara. Dia juga mengatakan Red Bull memiliki mobil terbaik saat ini. Di sisi lain, Verstappen juga melakukan hal yang sama,” tutupnya.