Kimi Raikkonen

Berita F1: Hukuman penalti yang diberikan kepada Kimi Raikkonen, pebalap tim Alfa Romeo, saat balapan di GP Emilia Romagna bakal dievaluasi kembali oleh FIA.

Peninjauan kembali terkait penalti yang dijatuhkan kepada Kimi Raikkonen akan dilakukan FIA usai menerima bukti baru dari tim Alfa Romeo, Sabtu (1/5/20210). Seperti yang diketahui, Raikkonen mampu finis kesembilan dengan mobil C41 yang dikemudikannya pada balapan F1 GP Emilia Romagna yang digelar di Sirkuit Imola dua pekan lalu.

Namun sayangnya, Raikkonen dicoret dari posisi tersebut usai steward memberinya penalti waktu 30 detik. Ketika itu, red flag (bendera merah) dikibarkan berturut-turut setelah terjadi insiden kecelakaan yang melibatkan Valtteri Bottas (Mercedes) dan George Russell (Williams) di Imola. Steward menganggap Kimi Raikkonen membuat kekeliruan sebelum kembali ke lintasan. Namun sebenarnya ia tak melakukan kesalahan karena masih sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Aturan tersebut adalah saat formasi lap (restart), para pebalap dapat kembali ke posisi semula selama melakukannya sebelum safety car pertama masuk ke lintasan. Jika tidak, maka pebalap harus melakukannya dari pit lane.

Dalam putaran sebelum restart, Raikkonen mengalami spin di Tikungan 3 Imola, dan kehilangan posisinya. Namun ia tidak maju ke depan karena tidak ada ketidakpastian apakah harus mengikuti prosedur formasi lap atau safety car. Pebalap Finlandia itu lantas dijatuhi penalti 30 detik dan kehilangan poin karena posisinya terdegradasi dari urutan kesembilan menjadi urutan ke-13.

Jelas ini tak sesuai dengan apa yan diharapkan tim Alfa Romeo. Tim tersebut mengungkapkan bahwa seusai balapan, mereka telah meminta pengelola perlombaan (race management) untuk mengetahui apa yang harus dilakukan Raikkonen. Namun mereka tak segera mendapat kejelasan. Oleh karena itu mereka telah mengajukan permintaan untuk menngevaluasi kembali keputusan yang diambil oleh komisioner GP Emilia Romagna sebagaimana yang diizinkan oleh Sporting Code International.

FIA pun telah mengabulkan permintaan dari Alfa Romeo setelah melakukan audiensi dengan seluruh pihak terkait, Jumat (30/4/2021) malam. Diputuskan bahwa terdapat unsur baru yang akan diperiksa.

Keesokannya, Alfa Romeo telah memberikan tiga dokumen utama dengan 16 lampiran yang bakal menjadi bahan pertimbangan FIA.