Harus Tepat Sasaran, 10 Miliar Dana Bos Mengalir ke 90 Sekolah di Bolsel

MANADOPOST-ID– Sekira Rp10.428.550.000 miliar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler dikucurkan tahun ini. Sebanyak 90 Sekolah di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) akan mengelola dana Miliaran rupiah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolsel Rante Hattani mengatakan dana BOS ini menyasar Sekolah SD 69 dan SMP 21.

“Jadi, dana kurang lebih 10 Milyar itu diperuntukan untuk 90 Sekolah yang ada di daerah tercinta ini,” ujar Hattani.

Untuk tahun ini, peraih Woman Development ini menegaskan BOS reguler mengalami kenaikan dibandingkan tahun kemarin. “Hitungannya, yakni untuk SD 980 Ribu rupiah per siswa dan SMP 1.240.000 per siswa dalam setahun,” bebernya.

Sedangkan dana BOS afirmasi dan kinerja, katanya nanti pada triwulan 3, menunggu SK dari Menteri pendidikan. Diperuntukan pada operasional non personalia yang terdiri dari 6.655 siswa SD dan 3.146 SMP total keseluruhan siswa 9801.

Lebih jauh, anak pensiunan Guru ini mewarning seluruh Kepala Sekolah (Kepsek), agar peruntukan dana BOS ini tepat sasaran. “Karena itu, tahun ini pihaknya menerapkan transaksi Gerakan Non Tunai (GNT) dana BOS secara full. Guna mencegah penyelewengan serta menghindari kekeliruan dalam penatausahaan dana BOS,” tegasnya.

Ditambahkan, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Idwan Ladjolai menuturkan kenaikan dana BOS setiap daerah itu berbeda karena disesuaikan dengan IKK Kabupaten dan indeks siswa per kabupaten.

Sambungnya, langkah ini diharapkan dana pendidikan lebih efisien, serta tepat sasaran. Ditegaskannya, bahwa ide ini secara tidak langsung bentuk pencegahan penyelewengan keuangan dalam dunia pendidikan. “Intinya, kami komitmen dalam memberantas korupsi, serta mewujudkan dunia pendidikan yang bersih,” tandasnya.

Diketahui penerapan aplikasi kasda online dana BOS, berkat kerjasama dengan Bank Sulut-Go. Bolsel merupakan daerah pertama di Sulut bahkan Indonesia yang pertama menerapkan transaksi non tunai secara full. (***)

-ID–Sekira Rp10.428.550.000 miliar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler dikucurkan tahun ini. Sebanyak 90 Sekolah di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) akan mengelola dana Miliaran rupiah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolsel Rante Hattani mengatakan dana BOS ini menyasar Sekolah SD 69 dan SMP 21.

“Jadi, dana kurang lebih 10 Milyar itu diperuntukan untuk 90 Sekolah yang ada di daerah tercinta ini,” ujar Hattani.

Untuk tahun ini, peraih Woman Development ini menegaskan BOS reguler mengalami kenaikan dibandingkan tahun kemarin. “Hitungannya, yakni untuk SD 980 Ribu rupiah per siswa dan SMP 1.240.000 per siswa dalam setahun,” bebernya.

Sedangkan dana BOS afirmasi dan kinerja, katanya nanti pada triwulan 3, menunggu SK dari Menteri pendidikan. Diperuntukan pada operasional non personalia yang terdiri dari 6.655 siswa SD dan 3.146 SMP total keseluruhan siswa 9801.

Lebih jauh, anak pensiunan Guru ini mewarning seluruh Kepala Sekolah (Kepsek), agar peruntukan dana BOS ini tepat sasaran. “Karena itu, tahun ini pihaknya menerapkan transaksi Gerakan Non Tunai (GNT) dana BOS secara full. Guna mencegah penyelewengan serta menghindari kekeliruan dalam penatausahaan dana BOS,” tegasnya.

Ditambahkan, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Idwan Ladjolai menuturkan kenaikan dana BOS setiap daerah itu berbeda karena disesuaikan dengan IKK Kabupaten dan indeks siswa per kabupaten.

Sambungnya, langkah ini diharapkan dana pendidikan lebih efisien, serta tepat sasaran. Ditegaskannya, bahwa ide ini secara tidak langsung bentuk pencegahan penyelewengan keuangan dalam dunia pendidikan. “Intinya, kami komitmen dalam memberantas korupsi, serta mewujudkan dunia pendidikan yang bersih,” tandasnya.

Diketahui penerapan aplikasi kasda online dana BOS, berkat kerjasama dengan Bank Sulut-Go. Bolsel merupakan daerah pertama di Sulut bahkan Indonesia yang pertama menerapkan transaksi non tunai secara full.

(Roman/Ayu)