AFP/BEN STANSALL
Mohamed Elneny dan Pierre-Emerick Aubameyang merayakan Shkodran Mustafi saat Arsenal menjamu Watford di Stadion Emirates, Minggu (11/3/2018).

UNIKOLOGI.COM - Arsenal meraih tiga poin dalam lawatan ke markas Newcastle United, St James' Park, Minggu (2/5/2021). Tim berjulukan The Gunners tersebut menang 2-0.

Hasil pada pekan ke-34 Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, ini membuat Arsenal menembus posisi 10 besar klasemen sementara musim 2020-2021.

Kini, pasukan Mikel Arteta berada di urutan kesembilan dengan torehan 49 poin. Mereka menggeser Aston Villa dan Leeds United.

Mohamed Elneny dan Pierre-Emerick Aubameyang menjadi bintang kemenangan Meriam London. Elneny membuka keunggulan tim pada menit keenam, sebelum Aubameyang menggandakannya pada paruh kedua, tepatnya menit ke-66.

Jalannya pertandingan

Arsenal tampil agresif saat laga baru dimulai. Alhasil, mereka tak perlu waktu yang terlalu lama untuk unggul.

Hanya dalam tempo enam menit, Arsenal telah membobol gawang tim tuan rumah. Elneny mampu memaksimalkan umpan Pierre-Emerick Aubameyang untuk membawa The Gunners unggul 1-0 yang bertahan hingga turun minum.

Berdasarkan situs resmi Arsenal, ini merupakan gol pertama pemain asal Mesir tersebut bagi The Gunners di pentas Liga Inggris dari total 66 penampilan.

Padahal, di pentas Eropa Elneny sudah menyumbang lima gol sejak dibeli dari FC Basel pada Januari 2016 (sempat dipinjamkan ke Besiktas pada September 2019 dan kembali ke Arsenal pada Agustus 2020).

Sepanjang babak pertama, Arsenal tampil dominan dengan ball possession mencapai 61 persen berbanding 39 persen milik Newcastle.

Dari dominasi tersebut, Arsenal mampu menghasilkan 10 tembakan dengan rincian 5 on target dan 5 off target. Sayang, hanya satu gol yang tercipta pada paruh pertama ini.

Sementara itu, Newcastle benar-benar hanya mengandalkan serangan balik. Alhasil, tim berjulukan The Magpies ini hanya menghasilkan 1 tembakan on target dan 1 off target.

Pada babak kedua, Arsenal terus mempertahankan dominasi mereka. Gol kedua bisa diperoleh ketika pertandingan memasuki menit ke-66.

Kali ini, Aubameyang yang mengoyak jala gawang Martin Dubravka. Striker asal Gabon ini memaksimalkan umpan Gabriel Martinelli.

Menjelang laga usai saat pertandingan memasuki injury time, Newcastle harus bermain dengan 10 orang.

Fabian Schaer melakukan pelanggaran keras terhadap Gabriel Martinelli karena menekelnya dari belakang. Alhasil, wasit langsung mengacungkan kartu merah kepada Fabian Schaer.

Hingga laga usai, tak ada lagi gol yang tercipta. Arsenal, yang sepanjang laga menghasilkan 15 tembakan (6 on target, 9 off target), meraih kemenangan 2-0.

Ini berarti Aubameyang dkk tetap menjaga asa finis di posisi 10 besar. Mereka tak ingin mengulangi kisah kelam pada musim 1994-95 ketika finis di luar posisi 10 besar.

Kala itu, Arsenal harus puas mengakhiri kompetisi di urutan ke-12. Mereka hanya sanggup mengumpulkan 51 poin dari 42 laga.

Sedangkan bagi Newcastle, hasil ini membuat mereka tetap dibayang-bayangi ancaman degradasi. Saat ini Newcastle berada di posisi terbawah zona aman dengan koleksi 36 poin. Mereka hanya unggul sembilan angka atas Fulham yang menempati posisi teratas zona merah.

Newcastle United vs Arsenal: 0-2 (Mohamed Elneny 6', Pierre-Emerick Aubameyang 66')

Susunan pemain Newcastle vs Arsenal

Newcastle United (3-5-2): 1-Martin Dubravka; 18-Federico Fernandez (Fabian Schaer 73'), 2-Ciaran Clark (Dwight Gayle 84'), 3-Paul Dummett; 23-Jacob Murphy, 36-Sean Longstaff, 8-Jonjo Shelvey, 24-Miguel Almiron (Joelinton 73'), 11-Matt Ritchie; 10-Allan Saint-Maximin, 13-Callum Wilson

Pelatih: Steve Bruce

Arsenal (4-2-3-1): 33-Mathew Ryan; 34-Granit Xhaka, 6-Gabriel, 23-David Luiz, 2-Hector Bellerin; 8-Daniel Ceballos, 25-Mohamed Elneny; 35-Gabriel Martinelli, 11-Martin Oedegaard (Thomas 85'), 12-Willian; 14-Pierre-Emerick Aubameyang (Nicolas Pepe 78')

Pelatih: Mikel Arteta

Wasit: Mike Dean (Inggris)

Penulis: Aloysius Gonsaga AEEditor: Aloysius Gonsaga AE