Ilustrasi api/kebakaran. (Shutterstock)
Ilustrasi api/kebakaran. (Shutterstock)

UNIKOLOGI.COM - Sungguh kejam, seorang pria asal Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, nekat membakar pacarnya sendiri, Minggu (2/5/2021).

Pria bakar pacarnya sendiri itu terjadi di kampung Bayuning, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur.

Dimana, daerah tersebut merupakan tempat tinggal pacarnya sendiri yakni Indah Daniarti. Dugaan sementara, pria asal Cianjur bakar pacarnya sendiri itu karena sakit hati diputus cinta.

Kapolsek Cidaun AKP Sumardi mengatakan, pelaku bakar pacarnya sendiri itu bernama Dede (32).

"Setelah menyiram korban dengan BBM jenis pertalite, pelaku dengan tega menyalakan api, sehingga korban mengalami luka bakar hampir 100 persen. Melihat korban terbakar, pelaku langsung melarikan diri," kata Kapolsek Cidaun AKP Sumardi dilansir dari Antara.

Korban Indah Daniarti warga Kampung Bayuning, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, mengalami kritis akibat luka bakar yang cukup serius itu, sempat mendapatkan pertolongan medis di puskesmas setempat, namun akhirnya dirujuk ke RSHS Bandung karena harus mendapat penanganan khusus.

"Kondisinya kritis, sehingga butuh penanganan khusus. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran petugas yang sudah disebar ke beberapa titik. Kami menyelidiki motif di balik pembakaran tersebut," kata Kapolsek.

Ia menambahkan, untuk pengejaran terhadap pelaku, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Cianjur dan Polda Jabar, dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara Anggota Retana Kecamatan Cidaun, Sandi Guntara, mengatakan motif dibalik aksi nekad pelaku karena sakit hati diputuskan cintanya oleh korban, sehingga pelaku nekad menyiram korban dengan pertalite dan membakarnya hidup-hidup, informasi tersebut didapat dari teman korban.

"Pelaku sakit hati karena diputuskan cintanya oleh korban. Saat korban berada di rumah kerabatnya, pelaku nekad membakar korban dan melarikan diri. Korban yang mengalami luka parah dirujuk ke RSHS Bandung," katanya. [Antara]