Ilustrasi/transjakarta.co.id
Di JakLingko Smart Apps akan terdapat fitur untuk memilih titik keberangkatan dan titik tujuan. Dari dua titik ini akan diberi rekomendasi transportasi yang tersedia.

UNIKOLOGI.COM, JAKARTA - Integrasi sistem transportasi publik di DKI Jakarta ditargetkan bisa terlaksana pada Agustus 2021.

Integrasi sistem pembayaran menjadi langkah pertama dalam pelaksanaan integrasi transportasi di DKI Jakarta.

Pada fase pertama tersebut juga akan diluncurkan pembayaran berbasis "QR Code" yang terintegrasi melalui JakLingko Smart Apps, juga hadir JakLingko tiket dalam bentuk kartu (smart card).

"Langkah awalnya adalah melakukan integrasi sistem pembayaran, tarif dan rute antarmoda transportasi di DKI Jakarta dan sekitarnya yang ditargetkan pada fase pertama, diharapkan dapat terlaksana pada pertengahan Agustus 2021," kata Corporate Secretary PT JakLingko Indonesia Ahmad Rizalmi dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Di JakLingko Smart Apps akan terdapat fitur untuk memilih titik keberangkatan dan titik tujuan. Dari dua titik ini akan diberi rekomendasi transportasi yang tersedia.

Setelah muncul rekomendasi moda transportasi yang akan digunakan, disusul kemudian akan muncul rincian biaya serta estimasi kedatangan dan ketibaan di tempat tujuan.

Dari pilihan yang disajikan, pengguna akan bisa memilih moda transportasi yang akan digunakan. Setelah itu akan muncul "QR Code" yang bisa dipakai untuk pembayaran semua moda transportasi yang dipilih.

Kemudian di fase kedua triwulan ke-I tahun 2022 akan dimulai penerapan Mobility as a Services. Untuk itu akan dilakukan pengembangan mobilitas sebagai aplikasi layanan dengan integrasi operator angkutan umum, juga lebih lanjut dengan angkutan online eksternal.

Kemudian di triwulan ke-III tahun 2022 akan diimplementasikan Account Based Ticketing, yakni transformasi dari arsitektur yang berpusat pada kartu, menjadi arsitektur berbasis akun.

Dengan implementasi tiket berbasis akun, pengguna akan lebih mudah menggabungkan semua saldonya. Melalui tiket berbasis akun ini akan diperoleh profil pengguna.

Nantinya, profil pengguna tersebut akan menjadi penentu tarif khusus untuk beberapa pengguna seperti Lansia, Pelajar ataupun turis dan masih banyak lagi.

Rizalmi menilai hadirnya moda transportasi terintegrasi bukan lagi sebuah impian bagi warga Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya (Bodetabek). Upaya merealisasikan transportasi yang terintegrasi saat ini terus dilakukan, bahkan sudah mulai berjalan secara bertahap.

Hal tersebut dapat dilihat dari kehadiran moda transportasi seperti TransJakarta, KRL Commuter Line, MRT, LRT, dan MiniTrans/MikroTrans ditambah dengan dukungan oleh PT JakLingko Indonesia sebagai pelaksana konsep integrasi antarmoda transportasi di Jabodetabek.

Untuk mengintegrasikan moda transportasi publik bukanlah perkara mudah. Lantaran hal itu melibatkan banyak hal, mulai dari integrasi fisik seperti integrasi antara halte dan stasiun, kemudian integrasi rute, integrasi jadwal, sampai terakhir integrasi pembayaran dan data.

Sebagai salah satu komponen penting, peran JakLingko akan fokus pada integrasi pembayaran, tarif, rute dan data transportasi.

Hal ini sangat dibutuhkan karena pelayanan transportasi di Jakarta telah menjadi wajah yang berbeda. Kini era transportasi perkotaan modern sudah terlihat nyata di kota Jakarta.

Terlebih dengan hadirnya JakLingko sebagai perusahaan dengan lini utamanya, yaitu di bidang teknologi, sistem pembayaran dan pengelolaan mahadata yang dimulai dengan transportasi Jabodetabek. JakLingko akan terus melakukan perkembangan untuk di masa depan.

Hal itu sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penugasan Kepada BUMD melalui pembentukan PT JakLingko Indonesia untuk menyelenggarakan Sistem Integrasi Pembayaran Antarmoda Transportasi.

Untuk itu, seluruh proses pembayaran transportasi di Jakarta mulai dari sistem tiket, proses tiket hingga sentralisasi data dan informasinya akan terintegrasi. JakLingko akan banyak melakukan kolaborasi dengan seluruh moda transportasi yang berada di Jakarta.

Diharapkan kolaborasi ini semakin berjalan dengan baik sehingga dapat segera dirasakan manfaatnya bagi masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya.

Semangat Transformasi yang akan dilaksanakan PT JakLingko mengacu kepada transformasi yang pernah dilakukan oleh operator transportasi publik yang ada di negara-negara maju. Salah satunya, transformasi ini dapat diwujudkan di Kota Jakarta dan sekitarnya melalui konsep integrasi.

“Harapannya JakLingko Indonesia akan menjadi perusahaan yang inovatif dan transformatif untuk mewujudkan mobilitas yang saling terhubung. Selain itu, kompetensi suatu transportasi juga diperlukan untuk membentuk transportasi yang berkelanjutan. Nilai pelayanan publik akan dilihat dari customer satisfaction dan customer centric," ujar Rizalmi.

Menurut dia, transportasi itu bukan hanya infrastruktur tetapi juga harus memberikan pelayanan (service) kepada semua penggunanya.

Dengan mempermudah pengguna transportasi di Jakarta, target JakLingko adalah meningkatkan moda share atau share pengguna transportasi publik dibandingkan dengan transportasi pribadi.

“Jadi, makin banyak warga Jakarta yang beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Ini yang menjadi target kami ke depannya,” kata Rizalmi.