Beberapa jam sebelum menghadapi Liverpool di Old Trafford, suporter Manchester United melakukan protes kepada pemilik klub keluarga Glazers.

Sekitar 1000 fans berada di luar hotel tim menginap di Lowry dan berjalan ke stadion Old Trafford. Fans berang dan mendesak Glazer untuk menjual dan meninggalkan MU.

Fans on the pitch protesting. #GlazersOut šŸŸ¢šŸŸ” pic.twitter.com/Fd5iXDAk8y

ā€” United Update (@UnitedsUpdate) May 2, 2021

Mereka membakar suar dan membawa spanduk menentang Glazers agar pergi dari klub. Bahkan dalam video yang beredar di Twitter, suporter sudah masuk ke lapangan Old Trafford untuk melanjutkan protes mereka.

Sebelumnya, sekelompok kecil penggemar Manchester United berkumpul di luar tempat latihan klub pada hari Kamis untuk memprotes kepemilikan keluarga Glazer. Ini menjadi reaksi lanjutan setelah keterlibatan mereka untuk memisahkan diri dari kompetisi di bawah UEFA dan membentuk European Super League atawa Liga Super Eropa.

United termasuk di antara enam klub asal Liga Premier yang mendaftar untuk kompetisi anyar tersebut, sebelum menarik diri pada Selasa di tengah badai protes dari penggemar, pemain dan pemerintah Inggris.

Pebisnis asal Amerika Serikat, Malcom Glazers pada awalnya membeli saham minoritas MU pada tahun 2003. Dan dua tahun berselang mereka meningkatkan kepemilikan saham klub hingga menjadi pemegang mayoritas.

Hutang besar yang dimiliki oleh United dan juga pergerakan lambat di bursa transfer pada saat masa kepemilikan Glazers menjadi beberapa hal yang tak disukasi oleh fans.

#GlazersOut āœŠšŸ”„ pic.twitter.com/HuVxBk57Le

ā€” United Update (@UnitedsUpdate) May 2, 2021