Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumut Aris Yudhariansyah. (Foto: Humas Pemprov Sumut)
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumut Aris Yudhariansyah. (Foto: Humas Pemprov Sumut)

MEDAN, iNews.id - Kasus baru Covid-18 di Sumatera Utara (Sumut) selama beberapa hari terakhir menunjukkan tren kenaikan. Hal ini menegakibat bed okupansi rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di Kota Medan sudah nyaris penuh.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah mengatakan saat ini pemakaian kamar atau BOR untuk ruang perawatan pasien Covid-19 di Kota Medan sudah mencapai 80 persen dari jumlah yang tersedia. Selain karena peningkatan kasus Covid-19, kondisi diakibatnya banyakannya orang tanpa gejala (OTG) yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan.

"Penuh ya wajar, karena BOR meningkat dari pada biasanya," kata Aris, Senin (7/5/2021).

Aris meminta daerah-daerah di luar Kota Medan untuk ikut membantu perawatan pasien Covid-19 khususnya yang menyandang status OTG. Pasalnya, saat ini banyak pasien dari daerah yang dirawat di Kota Medan.

"Makanya saat ini kami upayakan agar RSUD dan RS yang ada di luar Medan juga ikut merawat Covid-19, jadi tidak semuanya didorong ke Medan," ucapnya.

Menurut Aris, bila BOR untuk penderita Covid-19 meningkat, sementara kasus di daerah semuanya didorong ke Medan akan membuat ketersedian kamar di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Medan menjadi penuh. Karenanya, Satgas Covid-19 Sumut meminta agar daerah ikut membantu dengan merawat sendiri pasien Covid-19 nya.

"Jangan OTG semuanya didorong ke Medan. Diimbau agar kabupaten/Kota ikut membantu kasus didaerahnya," ucapnya.