Maia Estianty berbincang dengan Tsania Marwa yang belakangan ini jadi sorotan setelah gagal menjemput kedua anaknya di rumah sang mantan suami, Atalarik Syah. Ia mengaku prihatin dengan kasus Tsania.

Bukan tanpa alasan, pasalnya Maia punya nasib hampir sama dengan pesinetron 30 tahun itu. Ia juga sempat kesulitan bertemu tiga anaknya, Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani saat bercerai dari Ahmad Dhani.

"Aku ikut prihatin, ya, dengan kasus kamu," kata Maia Estianty dalam vlog yang tayang pada Kamis (6/5). "Aku benar-benar, ya, ngelihat kasus kamu, benar-benar kayak deja vu gitu."

Tsania membenarkan pernyataan Maia. Ia mengatakan banyak orang mengatakan kasusnya mirip dengan kehidupan Maia dulu.

"Orang juga pada (bilang), 'Ini ceritanya sama banget kayak Bunda.' Itu jadi salah satu alasan aku mau ketemu Bunda, setengahnya menguatkan mental aku," tutur Tsania.

Meski begitu, Maia mengungkap sedikit perbedaan terkait kasusnya dengan Tsania. Dulu Maia tak seberani Tsania untuk mengeksekusi penjemputan anak. Saat itu Maia sudah merasa lelah, terlebih ia sendiri tak mau kehidupannya jadi perbincangan publik.

"Tapi bedanya dia berani mengeksekusi anak," ujar Maia. "Kalau aku sampai di titik yang sudah capek dan enggak mau rebutan perkara anak, karena aku enggak mau ada di drama-drama, di konten-konten infotainment, dikulik cerita ini itu, banyaklah dramanya."

"Kamu sedang melewati sebuah perjalanan hidup di mana kamu sedang banyak drama kehidupan yang menjadi konsumsi publik," lanjut Maia.

Maia jadi mengingat kenangan pahit saat sulit bertemu ketiga putranya setelah mendengar kisah Tsania. Namun Maia menegaskan akhirnya ikhlas karena sekarang hidupnya jauh lebih bahagia setelah menikah dengan Irwan Mussry. Tak ketinggalan, Maia berharap kasus Tsania dan mantan suaminya bisa segera selesai.

"Aku jadi nggak bisa ngomong, tidak mudah melewati fase seperti perjalanan hidup kamu, ya walaupun aku udah melewatinya, aku jadi kayak flashback, inget masa lalu yang sedih itu kan walaupun jawabannya sekarang aku sudah bahagia," kata Maia.

"Ya mudah-mudahan kamu juga ke depan dapat hadiah dari kesabaran itu, mudah-mudahan kamu bisa berkumpul bersama anak-anak kamu, dan mudah-mudahan kamu dan Arik bisa menjadi orangtua yang kompak dalam mendidik anak, gak perlu egolah," tutup Maia.