AFP/OLI SCARFF
Ratusan suporter Manchester United melakukan aksi protes yang dilayangkan kepada keluarga Glazer di luar Stadion Old Trafford, Sabtu (24//4/2021).

UNIKOLOGI.COM - Laga Manchester United versus Liverpool terpaksa ditunda. Aksi suporter Manchester United membuat panitia pertandingan tak berani menggelar duel sesama tim merah tersebut.

Sejatinya, Manchester United menjamu Liverpool di Old Trafford pada Minggu (2/5/2021) pukul 22.30 WIB. Ini merupakan rangkaian pertandingan pekan ke-34 Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris.

Namun, laga tersebut harus dibatalkan karena pengunjuk rasa menyerbu stadion. Menurut laporan, ratusan pengunjuk rasa menerobos masuk Stadion Old Trafford.

"Menyusul adanya diskusi antara polisi, Premier League, dewan Trafford dan kedua klub, pertandingan kami melawan Liverpool ditunda demi keselamatan dan keamanan dengan mempertimbangkan adanya aksi protes hari ini," demikian pernyataan Manchester United.

"Pembicaraan dengan Premier League akan dilakukan untuk penjadwalan ulang pertandingan."

Pihak klub pun menyadari apa yang dilakukan suporter karena hal tersebut bagian dari kebebasan berekspresi. Tetapi, para petinggi menyayangkan aksi tersebut yang mengganggu jadwal pertandingan.

"Pada pendukung sangat bergairah soal Manchester United dan kami sepenuhnya menyadari hak berekspresi serta protes yang damai," lanjut pernyataan klub.

"Akan tetapi, kami menyayangkan adanya gangguan kepada tim dan aksi ini, yang membuat fans lain, staff dan polisi berada dalam bahaya. Kami berterima kasih atas dukungan mereka dan akan membantu mereka dalam investigasi selanjutnya."

Pihak Premier League pun ikut memberikan pernyataan. Mereka mengakui, penundaan ini atas kesepakatan kedua klub, polisi dan otoritas setempat.

Namun, seperti halnya pihak Manchester United, Premier League pun menyayangkan aksi tersebut menimbulkan kerusakan sehingga tidak bisa dibenarkan.

Terkait situasi ini, Sky Sports melaporkan bahwa ratusan pengunjuk rasa yang menyerbu Stadion Old Trafford adalah para suporter Man United yang menentang kepemimpinan keluarga Glazer selaku petinggi klub.

Banyak pendukung Man United yang disebut masih manyimpan amarah dan kekesalan atas peran klub kesayangan mereka sebagai salah satu pendiri European Super League (ESL).

Hal itu menambah ketidakpuasan suporter yang telah tertahan selama bertahun-tahun sejak pengambilalihan klub secara konroversial oleh keluarga Glazer pada 2005.

Sebelum ini, Joel Glazer selaku pemilik Man United sejatinya telah meminta maaf lewat surat terbuka kepada semua penggemar klub terkait pembentukan ESL.

Namun, permintaan maaf tersebut tampaknya ditolak basis suporter yang melakukan protes di luar Old Trafford pada pekan lalu. Kali ini, mereka kembali berunjuk rasa yang membuat laga melawan Liverpool terpaksa ditunda.

Penulis: Aloysius Gonsaga AEEditor: Aloysius Gonsaga AE