Tuntutan sosial anak muda masa kini memang berat. Perlu disiplin dan kuat mental, deh, untuk menahan diri agar nggak sekadar ikut-ikutan tren atau beli barang yang sebenarnya tidak benar-benar krusial bagi kita. Beberapa masalah keuangan anak muda yang paling umum itu biasanya mengatur biaya pengeluaran rutin bulanan dengan biaya gaya hidup seperti belanja baju, nongkrong di kafe, dan liburan. Nah, asal kita mau disiplin, menetapkan prioritas, dan bersabar dengan menabung terlebih dahulu, beberapa kebiasaan ini bisa banget kita hindari!

1. Tergoda diskon besar
Di tanggal kembar atau momen spesial seperti Valentine, Idul Fitri dan Natal, atau hari kemerdekaan, ada saja tawaran diskon yang menggiurkan. Nah, kecuali ada bujet belanja yang belum terpakai, apapun alasan dan 'keuntungan' yang menggoda Anda sebaiknya tak perlu memngeluarkan uang untuk membeli barang tersebut.

2. Biasa membeli barang mahal
Perkara harga memang subyektif. Meski demikian, adalah hal yang mutla bahwa barang yang Anda beli dengan harga tertentu memiliki kegunaan dan manfaat yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan Anda. Misalnya smartwatch dengan harga terjangkau yang bisa dipakai mengukur aktivitas fisik Anda, dan kompatibel dengan ponsel Anda. Jadi tak perlu melirik smartwatch berjuta-juta jika bisa diperoleh dengan harga sesuai kantong.

3. Tidak membatasi pengeluaran 'sosial'
Biayahang out atau kumpul-kumpul bareng teman di coffee shop bisa menjadi sumber kebocoran keuangan kita. Biar nggak terus menerus bocor, coba batasi pengeluaran ini dengan menetapkan bujet tertentu. Dengan demikian Anda juga jadi bisa memikirkan ulang saat mau pesan menu agak mahal saat dine in di kafe atau restoran.

4. FOMO
Fear of missing out alias FOMO  atau takut 'tertinggal' memang bahaya. Melihat teman liburan ke luar negeri, kita merasa nggak keeping up kalau nggak melakukannya juga. Melihat rekan kerja beli ponsel paling anyar, kita jadi minder karena nggak memilikinya. Boleh saja ikutan tren terbaru asal ada bujetnya; caranya, masukan ke prioritas pembelian di bulan atau tahun depan, atau biasakan menabung selama setahun untuk pengeluaran gaya hidup di tahun yang akan datang. Jadi keuangan Anda tahun ini aman tak terganggu deh!

Cover: Unsplash