Jambi,Gatra.com- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo bersama Wali Kota Jambi H SY Fasha meninjau langsung pusat keramaian khususnya beberapa mall besar yang ada di Kota Jambi, Minggu (02/5/21).

Untuk mall yang pertama di tinjau Kapolda bersama Wali Kota Jambi adalah WTC dan Ramayana, selanjutnya Trona, Lippo Plaza, Meranti Swalayan dan Jamtos.

Selain bersama Wali Kota Jambi, Kapolda Jambi turut didampingi Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, Kasrem 042/Gapu, Dandim 0415/Bth Kolonel J Hadiyanto dan Dandenpom II Sriwijaya.

Kapolda mengatakan, dirinya bersama Walikota Jambi ingin melihat langsung situasi pasar khususnya di Mall dan Swalayan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kita tahun ini merupakan tahun ke 2 lebaran di masa pandemi Covid-19, maka dari itu kita pastikan kalaupun terjadi transaksi penjualan tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Kapolda kepada Gatra.com, Minggu (2/5).

Kapolda melanjutkan, pihaknya juga memastikan pemilik usaha tetap menjalankan prokes kepada para pengunjung mall dan swalayan. "Mulai dari pintu masuk menyediakan handsanitizer, alat pengukur suhu tubuh hingga himbauan kepada para pengunjung tetap mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Di tempat sama, Wali Kota Jambi Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa kunjungannya bersama Kapolda dan Forkompinda Kota Jambi ini memastikan tempat usaha seperti swalayan dan mall ini telah mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19.

"Kita memastikan bahwa di swalayan dan Mall yang ada di Kota Jambi menjelang Idul Fitri tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19," kata Fasha.

Wali Kota dua periode ini terus menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, tidak berkerumun serta sering mencuci tangan, sehingga mencegah penyebaran virus Covid-19. "Tidak hanya itu saja, kita juga nantinya akan memantau kembali pusat perbelanjaan di Kota Jambi H - 3 Idul Fitri," ujarnya.

Fasha menambahkan, pihaknya akan memanggil para pelaku usaha untuk menekan angka melonjaknya pengunjung sehingga terjadi penumpukan serta kerumunan di mall dan swalayan. "Tujuannya adalah agar tidak ada klaster-klaster baru jelang Idul Fitri," ucap Fasha.