SIAPGRAK.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno memastikan bahwa pembangunan Sirkuit Mandalika sudah patuhi aturan.

Sandiaga Uno baru-baru ii melakukan kunjungan untuk meninjau Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Mandalika 2022 di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (06/05/21) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Menparekraf telah memastikan bahwa progres pembangunan Sirkuit Mandalika dan kawasan ekonomi khusus sudah mematuhi environmental, social dan governance (ESG) sebagai panduan.

"Selain kementerian sendiri memiliki panduan yang ketat, ITDC dengan pendanaan yang multilateral sangat berpegang pada ESG tadi," kata Sandiaga Uno, dilansir dari lamanAntara.

Selain itu Sandiaga juga turut menerima penyerahan pengadaan lahan seluas 6,5 hektare dalam Penlok 2 (penetapan lokasi dua) untuk sirkuit MotoGP dari BPN. Begitu pula dengan Penlok 1 yang ganti ruginya sudah dibayarkan.

Oleh karena itu, kunjungan ini selain memastikan pembangunan infrastruktur berjalan, aspek lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat dan pelaku pariwisata NTB ditata kembali.

Kemudian masyarakat yang mendapatkan ganti rugi pembayaran lahan akan didampingi dan diberikan pelatihan untuk usaha.

"Mulai Nopember tahun ini untuk Superbike sampai tahun depan Mandalika akan mulai dikunjungi ribuan orang. Ini peluang bagi masyarakat," tambahnya.

1. Tetap Lakukan Prokes Ketat

Desain Sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021.

Sandiaga Uno juga menegaskan bahwa protokol kesehatan ketat tetap harus dilakukan, dan vaksinasi serta penerapan CHSE di destinasi wisata terbukti diakui oleh masyarakat internasional sejak gelaran Bali Democracy Forum.

"Dan penegakan protokol kesehatan tidak boleh berhenti," tutur Sandiaga.

Dalam kunjungannya, Sandiaga turut menjelaskan proses pengaspalan lapisan pertama 4,3 kilometer sirkuit dan pembayaran 29 bidang lahan warga dengan dukungan lembaga manajemen aset negara.

Sandi menambahkan Penlok dua yang dialokasikan sebagai fasilitas pendukung ini nantinya aksesnya sangat terbuka bagi masyarakat sebagai infrastruktur dasar pasca gelaran event internasional sebagai dukungan Kemenparekraf dalam pemulihan ekonomi NTB.