Mikrobus Mulai Dominasi Arus Lalu Lintas di Tol Cipali
Antrean kendaraan di Gerbang Tol Palimanan. (Ciremaitoday)

UNIKOLOGI.COM, Cirebon - Arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jateng di pintu Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mulai ramai. Antrean di masing-masing pintu tol rata-rata dua sampai empat kendaraan.

Pantauan di lapangan, Minggu (2/5/2021), kendaraan dari arah Jakarta menuju Jateng mulai terlihat ramai di pintu Tol Palimanan. Arus lalu lintas di pintu tol Palimanan itu itu didominasi kendaraan jenis mikrobus.

Saat ini pengelola Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengoperasikan 13 gardu di pintu Tol Palimanan. Tujuh gardu arah Jateng, dan enam gardu arah Jakarta.

Salah seorang pengemudi travel, Rizal (35) mengaku membawa penumpang yang ingin mudik. Rizal tak menampik paran penumpang sengaja pulang lebih awal untuk menghindari operasi penyekatan.

"Ya mau gimana lagi (mudik). Ya biar gak kena penyekatan," kata Rizal kepada media di pintu Tol Palimanan, Minggu (2/5/2021).

ASTRA Tol Cipali memprediksi volume kendaraan yang melintas di tol pada libur lebaran tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Kepala Departemen Transaksi Tol ASTRA Tol Cipali, Andre Yulianto mengatakan peningkatan volume kendaraan itu terjadi karena masa larangan mudik tahun ini lebih pendek ketimbang sebelumnya.

Andre menyebut kenaikkan volume kendaraan di Cipali meningkat sekitar 26 persen dibandingkan tahun 2020. Namun Andre tak menyebutkan secara rinci total kendaraan yang meningkat.

"Untuk volume lalu lintas per harinya pada musim lebaran tahun ini sekitar 34 ribuan kendaraan. Tahun lalu itu per harinya 20 ribu kendaraan," kata Andre.

Kendati demikian, Andre mengatakan volume lalu lintas tahun ini menurun jika dibandingkan 2019, sebelum pandemi COVID-19. Andre menyebut penurunan lalu lintas itu mencapai 68 persen.

"Kebijakan larangan mudik memang berpengaruh terhadap arus lalu lintas. Waktu tahun 2019, traffic tertinggi itu mencapai 90 ribu kendaraan dalam satu hari. Untuk tahun ini, diprediksi tertinggi mencapai 44 ribu kendaraan," kata Andre.