Terminal Pulogebang sepi saat larangan mudik, Jumat 6 Mei 2021 (Foto: Jonathan)
Terminal Pulogebang sepi saat larangan mudik, Jumat 6 Mei 2021 (Foto: Jonathan)

JAKARTA, iNews.id - Tujuh calon penumpang di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur ditolak keberangkatannya. Kepala Satuan Pelaksana Operasional dan Kemitraan Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang (Kasatpel OpsMit UP. TTPG), Afif Muhroji mengatakan penumpang tidak sanggup memperlihatkan dokumen persyaratan.

"Sebanyak tujuh orang ditolak karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap." kata Afif Muhroji saat dihubungi MNC, Jumat (07/05/2021)

Afif menjelaskan terdapat penumpang yang mengaku untuk mudik. Selain itu, ada penumpang yang mengaku dokumennya masih dalam proses.

"Hanya penumpang yang memenuhi persyaratan yg kita terima, dan busnya juga yang berstiker, alasan ada yang memang mudik, ada juga karena sudah putus kontrak, ada yang mengaku dokumennya masih dalam proses," katanya.

Menurutnya, respons penumpang kadang memaksa untuk diberikan pengertian demi melakukan perjalanan. Namun, dia mengaku tetap berpegang pada aturan yang telah ditetapkan.

"Ada yang balik lagi untuk mengurus kelengkapannya, ada juga yang memaksa, tapi kita tetap berpatokan sesuai dgn aturan yg ada SE No. 13 Kasatgas Percepatan Penanganan Covid19, PM No. 13 Kemenhub." tuturnya.

Sebelumnya Terminal Pulogebang telah memberangkatkan sebanyak 27 penumpang dengan tujuan terbanyak mengarah ke Jawa Tengah. Penumpang tersebut didominasi oleh penyertaan dokumen berupa perjalanan dinas, yakni sebanyak 22 penumpang.