Pandu Nusa Gianyar dan Denpasar Dilantik
DENPASAR, BALI EXPRESS - Dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Hindu harus diimbangi dengan pemberian pelajaran agama yang baik dan serius. Salah satu la

DENPASAR, BALI EXPRESS - Dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Hindu harus diimbangi dengan pemberian pelajaran agama yang baik dan serius. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah Pandu Nusa (Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara) Provinsi Bali kembali menggelar acara pelantikan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota se-Bali. Kali ini, Pelantikan diselenggarakan oleh Pandu Nusa Gianyar dan Kota Denpasar secara virtual (online) mengingat situasi Pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum Pandu Nusa Pusat sebagai koordinator wilayah Bali dan Nusa Tenggara Komang Edi Putra, S.Ag.,M.Pd menjelaskan memang pelantikan serentak Pengurus Daerah Pandu Nusa Gianyar dan Pengurus Daerah Kota Denpasar ini sudah  menjadi agenda dari Program Kerja Pandu Nusa PW Bali. "Kesempatan ini saya menyampaikan bahwa kehadiran Pandu Nusa di Wilayah Provinsi Bali adalah sebuah ujung tombak pembanguanan sumber daya manusia Hindu," jelasnya, Jumat (30/4).

Disampaikan Pandu Nusa Hadir di Seluruh Indonesia telah terbentuk 28 Pengurus Wilayah di Seluruh Nusantara.  Ada banyak agenda penting Pandu Nusa yaitu Pendataan Guru dan Siswa Hindu, kemudian penguatan Sradha dan Bhakti Siswa Hindu terkait sedang gencaranya arus dinamika horizontal beragama salah satunya pelecehan agama, radikalisme agama perlu Pandu Nusa hadir untuk memberikan edukasi yang menenangkan bagi siswa didik serta penguatan ajaran agama hindu berbasis kearifan lokal. "Karena Pendidikan Agama Hindu ranah kita di Pandu Nusa. Kehadiran Pandu Nusa adalah untuk bersinergi atau berkolaborasi dengan organisasi guru  -guru Agama Hindu yang lain seperti KKG, MGMP, Widya Acarya," sambung dia.

Sedangkan Wakil Sekretaris Jendral (sekjen) Pandu Nusa Pusat, Romo Miswanto selaku Guru Agama Hindu di Jawa Timur menyatakan bahwa Pandu Nusa adah satu satunya Organisasi Guru Agama Hindu yang Independent serta dapat berkolaborasi dengan Organisasi yang lain. Pandu Nusa hadir memberikan pelatihan pelatihan Guru Agama Hindu untuk cakap berteknologi, serta ahlak mulianya baik dalam hal hubungan dengan sesama guru meningkatkan simakrama dan juga menguatkan sradha bhakti kepada siswa untuk didik secara professional.

"Guru Agama Hindu di tengah arus derasnya kehidupan beragama hadir untuk mencerdaskan siswa Hindu semoga dengan dilantiknya PD Pandu Nusa Gianyar dan PD Pandu Nusa Kota Denpasar dapat diikuti oleh Pengurus Daerah yang lain nantinya di Provinsi Bali," kata Pendiri Pasraman Hindu di Jawa Timur tersebut.

Ia juga menerangkan bahwa kesiapan Pelantikan Pengurus Daerah Pandu Nusa Kabupaten Gianyar dan  Pengurus Daerah Pandu Nusa Kota Denpasar sudah dilaksanakan dengan beberapa tahapan.  Pertama menyamakan persepsi calon anggota pengurus Daerah Kabupaten Gianyar dan Denpasar.  Kedua membuat Fokus Grup Diskusi sosialisasi mengenai Pandu Nusa, kemudian barulah puncak acaranya sekarang pelantikan Penguru Daerah Pandu Nusa Gianyar dan Denpasar.

"Terkait dengan isu sentrik di Bali yaitu pelecehan Agama dan beberapa permasalahan yang lan Pandu Nusa Wilayah mengambil sikap kedalam yaitu penguatan Pendidikan Agama Hindu bagi siswa Hindu. Grand Target Prioritas kami adalah Pembentukan Pasraman Formal Sesuai PMA 10 Tahun 2020," tutupnya.