Pemerintah Tegas Larang Mudik di Wilayah Aglomerasi, Oded: Saya Dukung
Wali Kota Bandung Oded M Danial (berbaju batik) mengecek pos penyekatan GT Buahbatu, Kamis, 6 April 2021.

LENGKONG, SIAPGRAK.COM -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dengan tegas melarang aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi pada Hari Raya Idulfitri 2021. Hal tersebut dilakukan demi menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengaku mendukung langkah pemerintah dalam meniadakan aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi, khususnya di Bandung Raya.

Oded mengatakan, bila kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat baik dalam menyikapi Covid-19 di Indonesia ini, maka ia selaku kepala daerah akan ikut kebijakan tersebut.

"Kita akan ikuti (insyaallah)," ujarnya ketika ditemui di Pendopo, Jumat, 7 Mei 2021.

Oded mengungkapkan, meski sebelumnya masyarakat diperbolehkan untuk mudik lokal di wilayah aglomerasi dalam hal ini adalah Bandung Raya, ia menilai hal tersebut bukanlah sebuah jaminan Covid-19 di Bandung Raya bisa terkendali.

"Tak ada jaminan masyarakatnya bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Itu yang saya khawatirkan," katanya.

Menurutnya, dengan adanya mudik lokal di wilayah aglomerasi, potensi untuk menambah kasus Covid-19 di Bandung bisa muncul.

"Pokoknya itu juga bisa menimbulkan kerumunan, terlebih lagi kalau ada kelonggaran," ujarnya.