PPDB Tahap Pertama, Pendaftar Jalur Ortu Tak Mampu Membludak
Seleksi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahap pertama SMAN dan SMKN diumumkan pagi ini (7/5) melalui website ppdbjatim.net. Diprediksi masih ada pagu…

Radar Bojonegoro - Seleksi pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahap pertama SMAN dan SMKN diumumkan pagi ini (7/5) melalui website ppdbjatim.net. Diprediksi masih ada pagu yang kosong, karena pendaftar belum merata ke semua jalur. Terutama jalur penyandang disabilitas atau inklusi hanya tiga pendaftar di semua SMAN dan SMKN.

Sebaliknya, pendaftar banyak bersaing di jalur orang tua tidak mampu sebanyak 3.537. Terdiri 1.059 pendaftar di SMAN dan 2.478 pendaftar SMKN. Padahal, siswa diterima jalur tersebut hanya 381 untuk SMAN dan 509 untuk SMKN.

Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hari ini pengumuman siswa lolos mendaftar tahap pertama. Tahap ini meliputi jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi hasil lomba. Pendaftar tahap pertama di sekolahnya melebihi pagu.

Namun, belum menyeluruh di setiap jalur, seperti jalur inklusi atau penyandang disabilitas. “Secara total melebihi pagu tahap pertama yaitu 78, dengan pendaftar sekitar 122 siswa,” katanya kemarin.

Menurut dia, verifikasi dan validasi berkas pendaftar dilakukan hingga kemarin sore. Berpedoman petunjuk teknis (juknis). Sehingga siswa diterima sesuai pesyaratan setiap jalur pendaftaran. Kasi SMA dan PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro dan Tuban Sri Hartati membenarkan pengumuman siswa diterima PPDB SMAN dan SMKN tahap pertama dilakukan hari ini.

Total calon siswa mendaftar tahap pertama sekitar 3.866. Terdiri dari 1.364 calon siswa SMAN dan 2.502 pendaftar SMKN. Namun, pendaftar belum merata di semua jalur pendaftaran. Nantinya, jalur pendaftaran masih tersisa akan digabung dengan tahap berikutnya. Sehingga total pagu akan tetap terpenuhi. Penentuan pendaftar diterima atau tidak, menurut Tatik, melalui verifikasi dan velidasi berkas pendaftaran sesuai jalur pendaf taran. “Data yang diunggah sesuai dangan formasi atau jalur dan sesuai juknis,” terangnya.

Ketika pendaftar melebihi pagu, akan dilakukan pemeringkatan dengan memperhatikan jarak domisili terdekat. Usia calon peserta didik lebih tua, hingga waktu pendaftaran jalur afirmasi dan perpindahan tugas orang tua. Sedangkan, jalur prestasi hasil lomba pemeringkatan dilakukan sesuai bobot prestasi (scoring), rerata nilai rapor, dan usia calon peserta didik baru yang lebih tua. (irv)