RESET OTAK
3 min read

RESET OTAK

RESET OTAK

Pernahkah kita merasa malas untuk mengerjakan sesuatu padahal hal itu sangat penting untuk kita kerjakan ? Kita lebih mudah larut dalam browsing internet sambil rebahan , dan melakukan pekerjaan2 ga penting misal main game atau hanya untuk melihat postingan teman atau nonton youtube berjam2....

Karena ternayata aktivitas rebahan sambil browsing inet / main game itu mudah dan memberikan kenikmatan instan. Ketika tubuh melakukan aktivitas yang menyenangkan atau membahagiakan , otak akan mengeluarkan Hormon kebahagiaan yang terdiri atas beberapa jenis, salah satunya yaitu Dopamin.

Apa sih Dopamin itu ?

Hormon Dopamin adalah senyawa kimiawi di otak yang berperan untuk menyampaikan rangsangan keseluruh tubuh. Hormon ini mempengaruhi aktivitas manusia, mulai dari kemampuan mengingat hingga menggerakkan anggota tubuh, atau biasa dikenal juga sebagai Neurotransmiter yaitu senyawa kimia yang berperan sebagai penghantar stimulus ( pesan berupa rangsangan ) ke sel saraf, baik otak maupun otot.

Hormon Dopamin juga disebut sebagai pengendali emosi, dapat meningkatkan susana hati , sehingga orang bisa merasa bahagia jika dilepaskan dalam jumlah yang tepat. Sebaliknya kekurangan hormon dopamin akan membuat suasana hati akan buruk dan bisa menyebabkan depresi.

Dopamin secara alami diproduksi oleh tubuh kita, semua kegiatan dapat menghasilkan dopamin, namun ada aktivitas yang bisa menghasilkan dopamin tinggi, misal berselancar di dunia maya, buka platform di sosisal media, melihat status sosmed teman, buka youtube, bermain game dan yang paling besar menghasilkan dopamin tinggi apalagi kalau bukan nonton video porno...ups. Nah, aktivitas apa yang  cenderung mengasilkan dopamin yang rendah...diantaranya ativitas - aktivitas yang bermanfaat seperti belajar, mengerjakan tugas, berolah raga, menghasilkan karya, dan  membuat goal. Kita tahu banyak aktivitas bermanfaat yang harus kita kerjakan seperti membereskan kamar, harus olah raga supaya sehat tetapi tubuh merasa sangat malas untuk bergerak, kita memilih untuk rebahan , buka gadget dan berlama lama buka HP, karena saat ini banyak kegiatan Instan yang bisa kita kerjakan dengan menghasilkan dopamin tinggi seperti tersebut diatas tanpa harus tubuh capek .

Makanan cepat saji atau junk food juga menghasilkan dopamin tinggi, kita cenderung ketagihan terhadap makanan yang manis, gurih dan berlemak. Efeknya sama seperti narkoba, yang dapat memicu melepaskan hormon dopamin dalam jumlah besar dan membuat seseorang merasakan euforia dan kecanduan.

Apa dampaknya ??

Tubuh kita memiliki sistem biologis yang bernama homeostatis yang berarti tubuh selalu dapat mempertahankan keseimbangan secara fisik dan kimiawi, contoh sederhananya , jika seorang dulunya minum minuman beralkohol cukup hanya segelas sudah mabuk, seiring berjalannya waktu kadar maupun jumlahnya terus dan terus bertambah, jadi penyebab mabuk tidak cukup dengan segelas. Karena tubuh selalu menyesuaikan dan beradaptasi terhadap hal baru dan menjadikan hal baru tadi menjadi sesuatu yang normal dalam jangka waktu tertentu sehingga dibutuhkan kadar yang lebih tinggi agar tubuh bereaksi.. Sama seperti tubuh , kalau sudah terbiasa dengan kadar dopamin yang tinggi , kecenderungannya enggan melakukan aktivitas bermanfaat yang menghasilkan dopamin rendah.

Kadar dopamin tinggi yang membanjiri otak memberikan efek negative kepada tubuh dalam jangka panjang. Kebahagiaan yang instan membawa dampak negative seperti kurang fokus, tidak memiliki motivasi, tidak lagi peka terhadap lingkungan sosial, mudah emosi, kurang bersyukur, malas melakukan hal penting, dan terlalu rajin melakukan hal yang tidak penting. Kita tidak lagi menghargai proses, otak kita akan belajar setiap stres atau bosan, otak akan mengarahkan mencari kebahagiaan instan dengan cara tersebut diatas.

Terus, Solusinya apa dong ?

Pakar teknologi di Silicon Valley  yang bernama Dr. Cameron Sepah, psikolog asal San Fransisco , Amerika memperkenalkan cara mendetox Dopamin dengan cara Puasa Dopamin. Tujuannya adalah membatasi perilaku yang memicu pelepasan dopamin jumlah besar, yaitu dengan tidak menonton, tidak buka Sosmed, tidak mendengar musik, tidak nonton bokep, tidak nge mall, memakan makanan yang sederhana namun bergizi tinggi dan sehat, kurangi rasa manis, dan asin. Ketika rasa bosan datang lawan saja, trus berusaha untuk tidak membuka Youtube dan sebagainya, alihkan kepada kegiatan yang bermanfaat seperti rapikan tempat tidur, membersihkan kamar, jogging, berkebun, memasak dan sebagianya. Buat jurnal, Pikirkan target - target hidupmu, tuliskan dan buat trencana untuk mencapai mimpi - mimpimu. Biarkan dan hadapi rasa bosan yang luar biasa itu, dan disaat itulah otakmu mulai mereset kembali, dan tubuh akan mensetting ulang tingkat kebutuhan dopamin seperti yang seharusnya.

Apa manfaatnya?

Beberapa orang yang telah menjalani dopamin detox menceritakan banyak hal bebrbeda setelah menjalaninya, mereka jauh lebih Bahagia, tidak gampang bosan, otak menjadi jauh lebih kreatif., lebih produktif dengan menghasilkan karya - karya yang selama ini hanya berupa rencana. Otak kita menjadi sensitif kembali, sehingga kita mudah terhibur dengn hal - hal kecil yang ada di sekita kita. Kita akan lebih sadar akan kehadiran orang - orang yang kita sayangi dan tentunya kita mampu lebih mensyukurinya........