Satgas: Kasus sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 128 orang
Infografis perkembangan kasus COVID-19 Provinsi Kaltim. (ANTARA/Arumanto)

Satgas COVID-19 Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan perkembangan kasus COVID-19 di wilayahnya masih didominasi peningkatan kasus sembuh yakni dengan adanya tambahan sebanyak 128 kasus sembuh pada Ahad.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan kasus terkonfirmasi positif juga mengalami penambahan sebanyak 52 kasus.

"Tambahan kasus positif sebanyak 52 kasus ini merupakan update kasus positif terendah sejak beberapa bulan terakhir, sebelumnya tambahan kasus positif selalu lebih dari 100 kasus meskipun terus didominasi angka kesembuhan," kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda.

Ia menyebutkan tambahan kasus sembuh terjadi di Berau 18 kasus, Kutai Barat 2 kasus, Kutai Kartanegara 9 kasus, Kutai Timur 11 kasus, Paser 28 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 35 kasus, Bontang 7 kasus dan Samarinda 15 kasus.

Sedangkan tambahan kasus terkonfirmasi positif terjadi di Berau 7 kasus, Kutai Barat 7 kasus, Kutai Kartanegara 3 kasus, Kutai Timur 1 kasus, Paser 11 kasus, Penajam Paser Utara 2 kasus, Balikpapan 20 kasus dan Samarinda 1 kasus.

"Akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 68.817 kasus, sedangkan kasus yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 65.521 kasus," kata Andi M Ishak.

Ia menambahkan kasus meninggal dunia juga mengalami pergerakan naik sebanyak 5 kasus dengan rincian di Berau 1 kasus dan Samarinda 4 kasus.

"Jumlah keseluruhan kasus COVID-19 meninggal dunia di Kaltim sebanyak 1.641 kasus," ujarnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim per 2 Mei 2021 menyebutkan pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 1.655 pasien.

Pasien tersebut tersebar di Balikpapan 387 pasien, Kutai Barat 341 pasien, Samarinda 332 pasien, Kutai Kartanegara 156 pasien dan Berau 128 pasien.

Selanjutnya, Bontang 112 pasien, Kutai Timur 93 pasien, Paser 52 pasien, Panajam Paser Utara 38 pasien dan Mahakam Ulu 16 pasien.*