Sebuah perusahaan di Mesir membuat tempat tidur anjing yang membantu manusia dan hewan. Kaum perempuan dari kawasan berpenghasilan rendah dipekerjakan untuk membuat sejumlah produk. Keuntungannya digunakan untuk membayar perawatan anjing jalanan yang terluka.

Di sebuah studio yang berada di Kairo, sejumlah perempuan pengrajin tampak sibuk menjahit, berkarya sekaligus mendesain. Mereka menggunakan keahlian mereka untuk membuat bantal dan tempat tidur yang nyaman. Namun, produknya bukanlah untuk manusia - melainkan untuk anjing.

"Kami menyukai ide untuk membuat sesuatu bagi hewan. Sungguh menyenangkan dapat membayangkan hewan peliharaan duduk dan bermain di tempat tidur dan tetap merasa hangat," kata Nahed Zareef Shehata, seorang karyawan yang bekerja di studio itu.

Bahan yang digunakan berasal dari material cotton duck, kain tebal yang sering digunakan untuk tenda dan kantong pasir.

Oscar si anjing, tidur di tempat tidurnya di atas palet jika terjadi banjir lebih lanjut di rumahnya yang membanjiri Burrowbridge di Somerset Levels di barat daya Inggris 10 Februari 2014. (Foto: REUTERS/Luke MacGregor)
Oscar si anjing, tidur di tempat tidurnya di atas palet jika terjadi banjir lebih lanjut di rumahnya yang membanjiri Burrowbridge di Somerset Levels di barat daya Inggris 10 Februari 2014. (Foto: REUTERS/Luke MacGregor)

Oscar si anjing, tidur di tempat tidurnya di atas palet jika terjadi banjir lebih lanjut di rumahnya yang membanjiri Burrowbridge di Somerset Levels di barat daya Inggris 10 Februari 2014. (Foto: REUTERS/Luke MacGregor)

Sejumlah tempat tidur itu berwarna-warni dan nyaman dengan berbagai pola dan bentuk. Tempat tidur itu dijual secara online dengan bantuan dari sebuah perusahaan rintisan, Furbaby yang didirikan oleh Perry Remon. Ia bekerja di bidang pemasaran dan periklanan.

Sebagai seorang penyayang binatang, Remon terlibat dalam upaya penyelamatan anjing jalanan dan mensponsori tempat-tempat penampungan.

Remon juga ingin membeli beberapa tempat tidur anjing untuk anjing miliknya sendiri namun tak menemukannya di mana pun, yang diproduksi secara lokal. Ini menginspirasinya untuk memulai Furbaby.

Remon memulainya sebagai proyek sampingan kecil-kecilan dan tidak berharap banyak akan kemajuan usaha itu. Namun dalam lima hingga enam tahun terakhir, tempat-tempat tidur tersebut ternyata digemari di Mesir oleh sejumlah pemilik hewan peliharaan. Bisnis itu mendukung kaum perempuan yang bekerja di studio dan berasal dari daerah berpenghasilan rendah.

"Saat kami memulai dengan Furbaby, idenya adalah produk itu merupakan buatan tangan perempuan. Pada saat yang sama, pendapatan yang mereka peroleh dari produk tersebut, dapat membantu keluarga mereka," kata Remon.

Di rumahnya di Kairo, sederet produk Furbaby menunggu digunakan untuk hewan peliharaan agar merasakan kenyaman. Perry Remon menjelaskan lebih lanjut.

"Furbaby mulai tumbuh sedikit demi sedikit berkat jaringan mereka yang kenal saya, membantu anjing di tempat-tempat penampungan. Dengan pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk itu, saya mulai mendanai beberapa anjing jalanan yang terluka dan mengobatkan di klinik atau mensponsori anjing-anjing itu di tempat penampungan," katanya.

Harga tempat tidur anjing berkisar antara 375 pound Mesir hingga 760 pound Mesir ($24 hingga $48,50). Kini Furbaby memiliki jaringan para pembeli di Mesir dan Kanada.

Furbaby juga menyumbangkan tempat tidur ke sejumlah penampungan hewan peliharaan di Kairo.

Pekerja menyortir tempat tidur anjing untuk diekspor di sebuah pabrik di Linyi, Provinsi Shandong, China 4 Juli 2018. (Foto: Reuters)
Pekerja menyortir tempat tidur anjing untuk diekspor di sebuah pabrik di Linyi, Provinsi Shandong, China 4 Juli 2018. (Foto: Reuters)

Pekerja menyortir tempat tidur anjing untuk diekspor di sebuah pabrik di Linyi, Provinsi Shandong, China 4 Juli 2018. (Foto: Reuters)

APF (Animal Protection Foundation) adalah tempat penampungan yang terletak di Saquarra, kawasan Giza. Hanan Debees menampung sekitar 1.500 anjing. Semuanya pernah terluka atau sakit ketika ditemukan di jalanan.

Di tempat penampungan tersebut anjing yang sakit atau terluka dirawat secara terpisah sampai sembuh kemudian dibiarkan bergabung dengan anjing lainnya di taman bermain. Tempat penampungan itu berusaha mencarikan rumah untuk anak anjing yang yatim piatu dan ditemukan di jalanan.

“Dengan donasi yang diterima, kami tidak dapat memperoleh semua yang dibutuhkan. Prioritas kami adalah makanan dan perawatan kesehatan. Sesuatu yang nyaman dan kering untuk diduduki anjing tidak terjangkau. Jadi, ketika Furbaby menyumbangkan tempat tidur hewan, secara khusus diperuntukkan bagi anjing-anjing yang sakit atau yang baru saja dioperasi. Anjing-anjing itu membutuhkan tempat tidur yang nyaman agar bisa pulih dengan baik," papar Hanan Debees.

Debees membawa sebuah bantal baru Furbaby untuk anjing yang sakit dan anak-anaknya. Anjing tersebut kudisan, menderita penyakit kulit.

Di ruangan lain, di mana anjing-anjing sedang dalam perawatan untuk sembuh dari cedera, beberapa tampak tidur di tempat tidur Furbaby yang disumbangkan sebelumnya.

Debee mempekerjakan tiga puluh staf. Tempat penampungan APF sangat bergantung pada sumbangan dari para dermawan. [mg/lt]