Sekda DKI: Warga yang Tak Pakai Masker Tidak Bisa Masuk Pasar!

JawaPos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkoordinasi dengan setiap kepala Perumda Pasar Jaya jelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah. Hal ini bertujuan agar setiap pengelola pasar lebih mengetatkan pengawasan, sehingga laju kasus aktif Covid-19 bisa dikendalikan secara sistematis.

Sekda Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali mengatakan, pihaknya telah meminta BP BUMD DKI Jakarta untuk mengintruksikan Perumda Pasar Jaya agar aktivitas roda perekonomian tetap berjalan di setiap pasar. Namun, pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

“Kita akan mengantisipasi segala potensi terjadinya lonjakan kasus aktif, seperti kegiatan di setiap pasar menjelang lebaran Idul Fitri. Mulai hari ini hingga seterusnya, kita akan menempatkan satgas Covid-19 untuk mengatur pengunjung dan menertibkan pelanggar protokol kesehatan,” kata Marullah dalam keterangannya, Minggu (2/5).

“Intinya, setiap pengunjung dilarang memasuki area pasar jika tidak mengenakan masker,” sambungnya.

Sementara itu, Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi pengawasan, serta mengatur kembali berbagai langkah dalam menertibkan pengunjung di setiap pasar, khususnya Pasar Tanah Abang.

“Kita akan bergerak cepat, dan tidak ada tawar-menawar terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Kita tegaskan bahwa tidak ada pelarangan untuk berbelanja di pasar. Kita hanya akan mengatur kembali skema pengawasan, agar tidak terjadinya kerumunan yang berpotensi menciptakan klaster baru di area pasar,” tegas Arief.

Arief memastikan, akan mengatur teknis pengawasan terkait jumlah petugas yang akan ditempatkan di setiap pasar. Hal ini dilakukan supaya tidak ada celah dan peluang terjadinya pelanggar protokol kesehatan, karena DKI Jakarta sedang berjuang menekan angka penyebaran Covid-19 tersebut.

“Kita menegaskan zero tolerance bagi pedagang dan pengunjung yang melanggar aturan prokes saat memasuki pasar. Ini tidak hanya di Tanah Abang, tapi di seluruh pasar akan kita tindak bagi yang melanggar,” pungkas Arief.