Sosok James Arthur Kojongian, Diberhentikan DPRD,  Dibenci Netizen, Disayang Golkar, Dipertahankan Kemendagri

MANADOPOST.ID—Nama James Arthur Kojongian (JAK) kembali muncul ke publik belakangan ini. Setelah polemik penundaan gaji yang dilakukan Sekretariat DPRD mencuat. Sebagian besar masyarakat Sulut, bahkan Indonesia, mengenal JAK. Akibat video penghadangan sang istri Michaela E Paruntu (MEP) terhadap JAK yang dicurigai bersama selingkuhannya dalam mobil viral. Tak hanya dikenal netizen Sulut, namun JAK pun dicerca se-Indonesia.

JAK memulai karir politiknya di Partai Golkar, tepatnya di Kabupaten Minahasa. Putra Ranowangko Tanawangko, Minahasa ini terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Minahasa pada periode 2009-2014 dari dapil Pineleng, Tombulu. Di DPRD Minahasa, JAK sempat mengenyam dua periode. Dalam organisasi partai juga, JAK sempat dipercayakan menjadi Bendahara DPD II Golkar Minahasa. Ketika itu yang menjadi ketua DPD II adalah Careig Runtu.

Karir politik di partai dan legislatif JAK menanjak ketika Christiany Eugenia Paruntu (CEP), kakak ipar JAK, berhasil me-musdalub Stefanus Vreeke Runtu (SVR) dari kursi Ketua DPD I Golkar Sulut. JAK kemudian memberanikan diri maju di pileg 2019, satu tingkat di atas kabupaten, yakni DPRD provinsi.

Menariknya dapil yang dipilih JAK bukan dari asalnya, Minahasa. JAK bertarung dari dapil Minsel-Mitra. Di mana sang kakak ipar, CEP, bupati dua periode di Minsel. JAK terpilih anggota DPRD Provinsi dan langsung diserahkan posisi Wakil Ketua DPRD, meski dari tujuh anggota Fraksi Partai Golkar, ada yang lebih senior. Ketika itu JAK sudah dipercaya menjadi Bendahara DPD I Partai Golkar.

Karir gemilang terus mengikuti JAK. Dia ditunjuk Ketua Harian Golkar Sulut. JAK juga dipercaya menjadi koordinator Komisi III, komisi yang dinilai paling bergengsi di DPRD Sulut.

Dari pantauan media, JAK adalah legislator yang vokal. JAK sangat rajin mengikuti rapat-rapat. Baik rapat dengar pendapat dengan mitra kerja, maupun rapat bersama pimpinan atau anggota DPRD. Berbagai pemikirannya mewarnai kebijakan-kebijakan DPRD. Sosoknya pun ramah pada semua orang.

Hingga pada Januari 2021, muncul video yang menggemparkan Sulut dan Indonesia. Bahkan ada media asing yang memuat berita terkait video tersebut. Sang istri memergoki JAK bersama seorang gadis Tomohon yang diduga simpanannya. Video ini cepat sekali beredar. Menjadi buah bibir netizen. JAK pun berhadapan dengan Badan Kehormatan (BK). DPRD akhirnya menjatuhkan sanksi memberhentikan dia dari Wakil Ketua DPRD. Karena dinilai melanggar etik dan sumpah janji.

Namun langkah DPRD ini terganjal. Golkar tak menyetujui putusan tersebut dan menyurati DPRD hingga Kemendagri. Sampai saat ini belum ada surat pemberhentian. Bahkan ada surat terakhir dari Kemendagri yang menyatakan jika pemberhentian JAK belum bisa diproses.(*)