Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono Di Mapolres Cilegon. (Senin, 04/01/2021). (UNIKOLOGI.COM/Yandhi Deslatama).
Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono Di Mapolres Cilegon. (Senin, 04/01/2021). (UNIKOLOGI.COM/Yandhi Deslatama).

UNIKOLOGI.COM, Cilegon Polres Cilegon akan memasang banner di setiap pos cek poin, agar tidak ada lagi masyarakat yang berdebat terkait larangan mudik.

Banner itu bertuliskan peraturan dan kriteria masyarakat yang diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Jika ada yang tidak memenuhi persyaratan, maka kendaraan dan pemudik akan disuruh putar balik ke daerah asal oleh petugas cek poin.

"Kalau ada masyarakat yang berdebat, sudah saya arahkan membuat satu baner aturannya, kalau ada yang ngeyel atau berdebat, tinggal tunjuk saja itu aturannya sudah ada," kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono, di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Minggu (02/05/2021).

Hingga kini, belum ada pos pemeriksaan dan penyekatan masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Posko mulai dilaksanakan tanggal 06-17 Mei 2021.

Lokasi penyekatan di Kota Cilegon ada di Gerbang Tol (GT) Merak, Gerem dan depan Pelabuhan Merak. Di tempat itu, mobil boks juga akan diperiksa isinya.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Antrean Kendaraan

"Kita akan memeriksa semua kendaraan dan apabila kendaraan tersebut mau melaksanakan mudik, akan kita putar balikkan. Termasuk buka terpal, buka pintu mobil boks. Kemudian mobil towing kita buka, biasanya di atas ada penumpangnya," terangnya.

Kepadatan kendaraan yang akan menyebrang menuju Sumatera terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 30 Juli hingga 01 Mei 2021. Bahkan antrean kendaraan hingga ke Jalan Cikuasa Atas.

"Jadi seperti tadi yang diinformasikan, sampai jam 03.00 wib pagi ada kepadatan, para pelaku perjalanan penyeberang dari Merak menuju Bakauheni," ujar dia.

Simak Video Pilihan Berikut Ini: