Petugas di bandara India membongkar bantuan oksigen dari Prancis.

Paket tersebut merupakan kiriman bantuan pertama dari Taiwan untuk

Pada Sabtu (1/5), India mencatat lebih dari 400.000 kasus baru COVID-19.

Kementerian Luar Negeri Taiwan mengatakan kiriman bantuan itu diberangkatkan dengan sebuah pesawat kargo milik maskapai China Airlines pada Minggu pagi dan akan diterima oleh Palang Merah India.

Taiwan akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan, kata kementerian itu.

"Konsentrator dan tabung oksigen ini adalah cinta dari Taiwan. Lebih banyak bantuan untuk teman-teman kita di India sedang dalam proses. #IndiaStayStrong!," cuit Menteri Luar Negeri Joseph Wu melalui Twitter.

Konsentrator oksigen berfungsi mengurangi nitrogen dari suplai udara untuk menghasilkan suplai udara yang diperkaya oksigen ke pasien.

India, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Taiwan, yang diklaim Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, India dan Taiwan semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir karena antipati bersama mereka terhadap Beijing.

Taiwan melihat India sebagai negara demokrasi dan teman yang berpikiran sama, dan kedua negara juga membangun hubungan budaya dan ekonomi yang erat.

Tahun lalu, Taiwan menuduh Beijing berusaha memberlakukan sensor di India setelah kedutaan besar Tiongkok di New Delhi menyarankan jurnalis lokal untuk mematuhi prinsip "satu Tiongkok", menyusul iklan di surat kabar yang menandai hari nasional Taiwan. (Ant/OL-12)