Arsene Wenger dua kali tolak Real Madrid. (Foto: Chris Brunskill Ltd/Getty Images)

Berita Sepak Bola: Arsene Wenger mengungkapkan bahwa dia didekati oleh Real Madrid dua kali untuk menjadi manajer mereka, tetapi menolak raksasa Spanyol tersebut karena proyek yang harus diselesaikannya di Arsenal.

Arsene Wenger menghabiskan 22 tahun karier manajerialnya di Arsenal, memimpin klub memenangkan tiga gelar Premier League dan tujuh Piala FA, termasuk 'The Invincibles' musim 2003-04 yang bersejarah.

Manajer asal Perancis itu juga membawa klub London utara ke final Liga Champions 2006, meskipun mereka harus menyerah 2-1 dari Barcelona.

Pencapaian tersebut tentu saja membuat Madrid tertarik membawa Wenger ke Santiago Bernabeu, tetapi sayangnya dia sangat setia dengan Arsenal dan ingin menyelesaikan tugasnya membangun stadion baru.

“Saya hampir pergi ke Real Madrid dua kali,” kenang Wenger kepada Marca. “Tidak banyak yang bisa mengatakan itu, tapi saya terlibat dalam proyek untuk membangun stadion baru yang akan menggantikan Highbury dan harus dibiayai.

“Kami membayar semuanya sendiri, kami tidak mendapatkan bantuan dari siapa pun. Kami membayarnya di lapangan dengan menjual pemain termahal kami dan membeli dengan harga murah. Itulah mengapa saya tidak pergi ke Madrid. Saya ingin menyelesaikan proyek ini.”

Kepindahan Arsenal ke Emirates Stadium diselesaikan pada musim panas 2006, dan seharusnya menandai dimulainya era baru yang sukses bagi klub. Sayangnya, Wenger dibebani dengan banyaknya pemain bintang yang pergi dan pengganti yang didapat tidak memadai.

Meski kesetiaannya terhadap The Gunners tidak perlu diragukan lagi, Wenger mengungkapkan bahwa dia mengidolakan Los Blancos sejak kecil.

“Ketika saya masih kecil, Real Madrid adalah tim saya,” kata dia. “Saya tumbuh besar dengan menonton [Alfredo] Di Stefano, [Ferenc] Puskas, [Raymond] Kopa, [Jose] Santamaria, [Francisco] Gento. Mereka membuat saya terkesan. Saya menyukai Real Madrid dan selama bertahun-tahun saya harus bermain melawan mereka.”