Ilustrasi. Tank TNI di titik penyekatan mudik disebut hanya melakukan latihan. (Foto: Adhi Wicaksono)
Ilustrasi. Tank TNI di titik penyekatan mudik disebut hanya melakukan latihan. (Foto: Adhi Wicaksono)

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Tatang Subarna membantah video viral yang menunjukkan tank baja di tengah jalanan pada masa penyekatan larangan mudik di kawasan yang disebut perbatasan Bekasi-Bogor.

Tatang menyebut keberadaan tank dan sejumlah anggota TNI di lokasi tersebut tengah berlatih di lokasi yang jaraknya memang tak jauh dengan lokasi penyekatan arus mudik. Tapi kata dia tank itu tak digunakan untuk keperluan penyekatan arus mudik.

"Itu kegiatan latihan, kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik," kata Tatang dihubungi melalui pesan singkat kepada SIAPGRAK.COM, Jumat (7/5).

Sebelumnya, viral beredar video yang menunjukkan tank milik TNI digunakan pada masa penyekatan larangan mudik. Dalam video itu, sebuah tank baja milik TNI tampak disiagakan di tengah jalan.

Suara dalam video berdurasi 30 detik itu menyebut kegiatan itu adalah penyekatan mudik di perbatasan Bogor-Bekasi.

Namun Tatang menegaskan tank baja yang terekam dalam video itu tidak digunakan untuk penyekatan. "Betul [tidak digunakan penyekatan mudik]," tukas dia.

Dalam kesempatan itu, Tatang juga menjelaskan tank tersebut pu tidak terlalu lama terparkir di wilayah tersebut. Begitu selesai latihan, tank akan langsung ditarik kembali.

"[Tank] sampai hari ini saja," ucap Tatang.

Diketahui, Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Kebijakan ditempuh sebagai langkah pencegahan penularan virus Covid-19.

Polisi pun melakukan Operasi Ketupat 2021 yang ditujukan untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung.

Terdapat 381 posko penyekatan yang dibuat polisi. Titik penyekatan tersebar dari wilayah Sumatera Selatan hingga Bali.